Wood Pellet

Pengembangan bisnis Jhonlin Agromandiri juga merambah pada produksi penyediaan bahan bakar bersifat biomassa, yakni bahan bakar terbarukan sebagai alternatif yang cukup menjanjikan di masa sekarang dan masa mendatang.

Dalam bidang bahan bakar biomassa ini, JA mengkhususkan garapannya pada pengelolaan limbah kayu dan penanaman dari jenis tanaman energi, untuk kemudian mengolahnya menjadi serbuk yang dipadatkan hingga berbentuk silindris berdiameter sangat tipis, yang disebut wood pellet (pelet kayu). Wood pellet dapat dijadikan alternatif pengganti dari batu bara sebagai bahan bakar. Wood pellet sendiri memiliki berbagai keunggulan diantaranya ramah lingkungan, menghasilkan karbondioksida netral sehingga emisinya lebih rendah, merupakan bahan bakar berstandar tinggi dengan kepadatan yang tinggi, serta –tentu saja- merupakan energi yang terbarukan.

Dalam menjalankan bisnis wood pellet, JA membangun pabrik di areal seluas 2 Ha dengan kemampuan kapasitas produksi sebesar 4 ton/jam dengan mesin fully automatic, untuk menghasilkan wood pellet berkualitas. JA memproyeksikan produk biomassanya ini dapat menembus pasar ekspor di Korea dan Eropa.

Untuk menjaga kesinambungan pasokan bahan baku wood pellet, JA juga memiliki perkebunan sendiri di atas lahan seluas 15.000 ha. Arel ini ditanami dengan tanaman kayu jenis unggulan seperti Jabon, Gmelina, Sengon dan Akasia. Perkebunan juga didukung dengan lahan pembibitan, sehingga selain ketersediaan bahan kayu terjamin, kualitasnya pun dapat dipastikan.