Karet

Dalam bisnis karet, JA yang tergabung dalam Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo), memiliki pabrik pengolahan karet remah (Crumb Rubber Factory) milik sendiri seluas 9,2 ha. Pabrik milik JA ini telah memperoleh sertifikasi ISO 9001 : 2008, SNI dan mendapatkan kode merek dagang ‘KCB’. Industri karet JA menghasilkan produk seperti SIR20 dan SIR-10 yang diekspor ke berbagai negara.

Bisnis karet yang telah cukup lama digarap Jhonlin Agromandiri ini, didukung dengan perkebunan karet milik sendiri dan anak perusahaan seluas 7.000 Ha. Di atas lahan tersebut JA membudidayakan tanaman karet yang terdiri dari areal tanaman pokok, areal core stump, areal entrys dan areal pembibitan tanaman Mucona. Pengelolaan karet ini dikontrol secara profesional sejak dari pemilihan bibit unggul, penanaman dan pemeliharaan, teknik penyadapan yang benar, hingga standardisasi proses koagulasi lateks.

Pemanfaatan teknologi pertanian oleh JA juga mampu menghasilkan panen lateks dengan kualitas terbaik dari tanaman dalam masa panen 4 sampai 5 tahun. Dengan demikian JA mampu menghasilkan bahan karet lebih banyak dan lebih cepat dengan kualitas terbaik, untuk memenuhi kebutuhan usaha baik di dalam maupun luar negeri.